Apa Itu Pap Smear ?

Apa Itu Pap Smear ?

Pap Smear ? Apa itu pap smear ?  Tak banyak orang yang mengenal istirlah tersebut. Padahal pap smear sendiri merupakan salah satu hal yang penting untuk mengetahui berbagai masalah seputar organ kewanitaan. Misalnya, untuk mencegah dan mengetahui ada tidaknya kanker serviks atau kanker rahim dan juga gangguan lain pada organ dalam wanita. Berikut ini akan dibahas mengenai apa itu pap smear ?

apa itu pap smear

 

Baca Juga: Beberapa Gejala Endometris Adalah

Apa Itu Pap Smear ?

Apa Itu Pap Smear ? Pap Smear adalah suatu pemeriksaan pada wanita dengan tujuan untuk mengambil contoh atau sampel dari sel-sel leher rahim untuk bahan pemeriksaan yang kemudian di analisa di laboratorium. Pap Smear juga bisa dikatakan alat skrining untuk mendeteksi kanker serviks.

Baca Juga: Ciri Ciri Radang Panggul

Terdapat 2 tujuan utama tes pap smear;

  1. Pemeriksaan leher rahim secara rutin
  2. Diagnosis

Pap smear digunakan untuk menemukan perubahan sel abnormal pada contoh sel. Biasanya, pap smear termasuk dalam daftar pemeriksaan rutin yang disarankan untuk wanita, untuk mencegah penyakit leher rahim. Berdasarkan hasil dari pap smear tersebutlah setiap kelainan yang ditemukan dalam contoh sel serta penyebab utama mereka dapat diobati lebih awal. Dengan melakukan hal ini, maka dapat menurunkan peluang setiap wanita terkena kanker leher rahim.

 

Apa Itu Pap Smear Dan Manfaatnya

Pap smear merupakan langkah untuk dapat mengetahui keberadaan sel kanker dalam rahim wanita. Melakukan pemeriksaan pap smear secara teratur dapat mengurangi dan mencegah resiko terserang kanker rahim.

 

Penyebab Tes Pap yang tidak normal

Pap smear abnormal terjadi ketika contoh sel tidak mengandung sel-sel yang cukup untuk pemeriksaan yang sempurna atau saat sel-sel abnormal terdeteksi. Penyebab yang paling umum dari perubahan sel tidak normal pada leher rahim adalah:

  • Human papillomavirus(HPV), penyakit menular seksual. Ini adalah penyebab dengan risiko tertinggi yang menyebabkan kanker leher rahim(serviks) ketika tak diobati. Tes pap dianggap sangat penting karena HPV dapat tinggal di tubuh selama beberapa tahun tanpa anda ketahui.
  • Infeksi Bakteri
  • Infeksi Jamur

 

Anda mungkin memiliki resiko yang lebih tinggi terinfeksi HPV, dan mendapatkan hasil tes pap yang abnormal karena perilaku seksual tertentu, seperti:

  • Berhubungan seks tanpa menggunakan alat kontrasepsi(kondom).
  • Memiliki lebih dari satu pasangan.
  • Sering ganti pasangan dalam hubungan seks.

 

Perubahan sel lain di leher rahim dapat disebabkan oleh:

  • Kekurangan sistem daya tahan tubuh
  • Merokok

Baca Juga: Polip Serviks Adalah

Dokter Anda dapat menyarankan melakukan pap smear jika Anda mengalami salah satu gejala berikut:

  • Vagina terasa gatal
  • Kemerahan
  • Rasa nyeri saat buang air kecil atau saat melakukan hubungan intim
  • Luka, benjolan, lecet, atau kutil
  • Bau yang tidak sedap
  • Pembengkakan
  • Perubahan pada keputihan, seperti warna, bau, atau tekstur yang berbeda dari apa yang biasanya dialami
  • Keputihan yang berlebihan

 

Namun, tes pap tidak dapat digunakan untuk mendeteksi infeksi menular seksual lainnya seperti herpes, sipilis, klamidia, dan kencing nanah. Terdapat tes khusus untuk masing-masing infeksi ini.