Gejala Polip Rahim

Gejala Polip Rahim

Gejala Polip Rahim – Polip pada umumnya terjadi pada hidung. Namun, penyakit ini juga bisa tumbuh di bagian tubuh lain seperti rahim. Polip rahim adalah benjolan yang berasal dari jaringan di daerah mulut rahim, bentuknya seperti jari, dan berwarna merah. Polip rahim merupakan daging tumbuh yang melekat pada dinding bagian dalam rahim dan menonjol ke dalam pada rongga rahim. Pertumbuhan sel-sel pada lapisan rahim yang berlebihan ini bisa berujung pada pembentukan polip rahim.

gejala polip rahim

 

Baca Juga: Gejala Vaginitis

Mempelajari gejala polip rahim merupakan hal yang penting, karena dengan mengenali gejala tersebut, kita dapat bertindak cepat dalam pengobatan jikalau ada tanda-tanda gejala pada diri kita.

Gejala Polip Rahim

gejala polip rahimGejala tersebut merupakan adanya suatu yang tidak normal terhadap kesehatan dinding rahim pada wanita yang sedang atau memasuki masa monopause. Polip rahim adalah sebuah penebalan yang diakibatkan adanya benjolan kecil yang tumbuh di area dinding rahim pada bagian dalam yang disebabkan adanya jaringan sel tidak normal.

Baca Juga: Uteritis adalah

Berikut ini merupakan gejala gejala polip rahim yang harus diwaspadai;

  • Haid tidak lancar
    Haid tidak lancar selama berbulan-bulan merupakan gejala  yang sering dialami para wanita yang sedang dan telah memasuki masa monopause. biasanya, tanda awal pada wanita yang mengalami serangan sel abnormal di dalam rahimnya berupa haid yang tidak lancar misalkan sebulan sekali atau mungkin sebulan dua kali.
  • Pendarahan saat haid
    Gela polip rahim yang termasuk dalam kategori berbahaya adalah ketika pendarahan yang terjadi saat seorang tidak dalam masa haid. Karena bisa menandakan bahwa ada pertumbuhan sel abnormal yang sedang terjadi perlahan di dalam dinding rahim bagian dalam.
  • Pendarahan setelah masa monopause
    Jika seorang wanita sudah memasuki masa masa monopause, seharusnya haid tidak akan terjadi lagi. Namun, jika terjadi pendarahan mirip haid yang terjadi berulang-ulang kali, bisa jadi tanda bahwa dinding rahim bagian dalam mengalami penebalan. Gejala tersebut biasanya dialami para wanita lansia yang telah masuk masa monopause.
  • Sering keguguran
    Seorang wanita yang terus mengalami keguguran, dan mengalami pendarahan setelahnya diakibatkan karena adanya ketidak normalan dinding rahim sehingga kehilangan kekuatan untuk menampung telur yang telah dibuahi dalam waktu lam, sehingga keguguran dapat terjadi pada bulan bulan pertama atau kedua pada masa kehamilan. Bahkan, gejala tersebut dapat diawali dengan adanya keguguran yang sewaktu waktu bisa terjadi saat janin baru berusia kurang lebih tiga minggu.
  • Sering terasa sakit pada bagian perut
    Gejala tersebut bisa juga berbentuk nyeri yaitu kram otot perut. Perut yang sakit serta melilit secara terus menerus dan juga terkadang dibarengi dengan pendarahan diluar masa haid bisa menandakan bahwa telah terjadi peradangan akibat penebalan di dalam dinding rahim.
  • Haid tak kunjung berhenti
    Awal gejala polip rahim juga bisa berupa haid yang terjadi secara terus menerus adalah salah satu gejala paling sering dialami para wanita yang dsedang atau telah memasuki masa monopause yang didalam rahimnya telah terjadi ketidak normalan dinding rahim bagian dalam dan telah tumbuh jaringan tumor atau polip disekitar rahim bagian dalam.
  • Sulit hamil
    Seorang wanita yang dinding rahim bagian dalamnya telah tumbuh jaringan sel yang abnormal, dapat mengalami penebalan dan rentan mengalami iritasi serta peradangan. Kondisi tersebut menyebabkan seseorang kesulitan punya anak. Rahim tidak akan mampu lagi menampung sel telur matang yang telah dibuahi untuk dilindungi di dalam rahim.