Kulup Adalah Kulit Pada Kepala Penis

Kulup Adalah Kulit Pada Kepala Penis

Kulup adalah kulit yang menutupi kepala penis. Kulup atau kulit khatan merupakan lipatan berlapis yang terdiri dari jaringan otot polos, pembuluh darah, neuron, kulit,  selaput lendir yang menutupi kepala penis, dan melindungi meatus ketika penis sedang tidak ereksi. Biasanya kulit khatan dapat ditarik dari kepala penis. Penutupan dari kepala penis dalam keadaan tidak ereksi maupun ereksi bervariasi tergantung pada panjang kulit khatan.

kulup adalah

Baca juga: Phimosis adalah

Kulit khatan yang melekat pada kepala penis saat lahir dan umumnya tidak ditarik pada masa kelahiran atau bayi. Usia dimana anak laki-laki dapat menarik kulit khatan juga bervariasi, namun penelitian menemukan bahwa kurang lebih 95% laki-laki mampu menarik kembali kulit khatan mereka sepenuhnya saat dewasa. Ketidakmampuan untuk menarik kulit khatan pada masa kecil tidak harus dianggap sebagai masalah kecuali jika terdapat gejala-gejala lain.

Hal tersebut juga dapat menjadi sejumlah kondisi patologis. Dalam beberapa kasus, terutama saat kondisi kronis, pengobatan dapat mencakup sunat, sebuah prosedur di mana kulit khitan dilepaskan secara sebagian atau seluruhnya.

Fungsi Kulup Adalah

  • Melindungi penis berkembang di dalam rahim.
  • Menjaga kelenjar lembab.
  • Dapat meningkatkan kenikmatan seksual karena adanya reseptor syaraf.

Akibat Apabila Ada Kulit Khatan

Kulit khatan tersebut dapat menjadi menyebabkan suatu kondisi patologis (perkembangan penyakit). Dalam beberapa kasus, terutama dengan kondisi kronis, pengobatan dapat ditempuh dengan cara disunat. Sunat merupakan prosedur pembuangan atau pemotongan pada kulit khatan.

Baca juga: Manfaat sunat bagi pria

Beberapa Fakta Mengenai Kulup Adalah

Pada masa kanak kanak atau mungkin setelah beranjak dewasa, menarik kulit khitan secara manual dapat berfungsi sebagai stimulan untuk perkembangan kulit khitan itu sendiri.

  • Sebagian pria mungkin tidak berniat untuk menariknya, karena menurut mereka jika ada kepala penis bergesekan dengan benda luar tubuh akan dapat menimbulkan rasa yang kurang nyaman. Perasaan tersebut sebenarnya akan berkurang jika pernarikan dilakukan secara terus-menerus dan dalam waktu kurang lebih tujuh hari atau bahkan lebih.
  • Pada beberapa pria mungkin memiliki rasa ketat atau bahkan sampai menempel pada kepala penis. Jika anda mengalami hal ini ada baiknya untuk mengingatnya dan jangan sampai anda menariknya dengan paksa, karena mungkin dapat menyebabkan luka dan lecet.
  • Para ahli mengatakan serta menyarankan para pria yang sudah dewasa namun belum disunat, agar sebaiknya untuk sesering mungkin untuk menarik kulit khitan dan mencuci penis secara teratur agar penis tetap sehat dan dapat terhindar dari berbagai penyakit yang menyerang alat vital pria.

Infeksi Kulup Adalah

Kulit khatan tentunya dapat menimbulkan beberapa penyakit serta infeksi jika tidak dijaga kebersihannya, seperti;

  • Aposthia merupakan suatu kondisi langka dimana kulit khitan tidak ada saat lahir atau dengan kata lain bayi sudah disunat sejak masih di dalam kandungan.
  • Posthitis merupakan suatu peradangan kulit khitan preputium dari penis laki-laki.
  • Paraphimosis merupakan kulit khitan ketat yang terperangkap di belakang kepala penis dan membengkak sehingga berbentuk seperti cincin.
  • Phimosis merupakan kulit khitan ketat pada bagian ujung penis tidak bisa ditarik melewati kepala penis.
  • Liken lerosus merupakan penyakit bercak putih pada kulit yang dapat menyebabkan jaringan parut di kulit kelamin dan daerah sekitarnya.
  • Frenulum merupakan suatu jaringan elastis yang menghubungkan Kulit khatan dengan kepala penis.