Mastitis Adalah

Mastitis Adalah

Klinik Andrologi – Para wanita khususnya ibu hamil serta ibu yang sedang menyusui harus tahu pengertian mastitis. Mastitis adalah suatu kondisi dimana rasa sakit pada jaringan payudara wanita yang meradang. Umumnya penyakit ini diderita para wanita yang menyusui, biasanya dalam tiga bulan pertama setelah melahirkan. Penyakit ini biasanya diderita oleh wanita yang baru melahirkan, dimana kondisinya bisa terjadi pada salah satu atau kedua payudaranya sekaligus.

mastitis adalah

 

Seorang wanita dapat mengalami penyakit ini lebih dari satu kali. Maka dari itu, anda harus pintar pintar dalam menjaga kebersihan puting payudara ketika menyusui dan menjaga kondisi tubuh yang biasanya menjadi penyebab penyakit ini. Penyakit ini dapat membuat para wanita menyusui mengalami kesulitan memberikan ASI karena kondisi payudara yang terasa sakit.

Baca Juga: Ciri ciri keputihan normal

Penyakit ini terdiri dari dua jenis yakni infektif dan non-infektif.

Mastitis infektif disebabkan oleh adanya kuman yang masuk ke saluran susu melalui perantara mulut atau hidung bayi ketika menyusui.

Sedangkan jenis mastitis non-infektif terjadi karena terdapat saluran susu yang tersumbat atau karena posisi yang salah ketika menyusui. Tidak heran, penyakit ini biasanya sering terjadi pada wanita yang baru pertama kali menyusui.

Tanda Dan Gejala Mastitis Adalah

Tanda-tanda atau gejala yang dapat berkembang dengan cepat, dan dapat mencakup;

  • Area payudara menjadi kemerahan dan bengkak
  • Rasa sakit bila disentuh pada area yang terinfeksi
  • Adanya benjolan pada payudara yang terinfeksi
  • Rasa hangat atau panas pada daerah yang terinfeksi
  • Mungkin ada rasa nyeri pada payudara yang terinfeksi ketika sedang menyusui

Gejala berikut kadang-kadang hadir;mastitis adalah

  • Rasa cemas dan juga stres
  • Menggigil
  • Demam
  • Rasa lelah atau cepat lelah
  • Sakit dan nyeri
  • Perasaan malas

Penyebab Mastitis Adalah

Infeksi pada payudara ini dapat disebabkan oleh beberapa hal. Berikut penyebab paling umum;

  • Bakteri
    Bakteri yang menyebabkan penyakit ini adalah staphylococci atau streptococci yang menginfeksi jaringan payudara melalui luka pada daerah puting maupun saluran air susu. Umumnya bakteri ini berasal dari mulut bayi dan permukaan kulit payudara.
  • Aliran ASI yang tersumbat
    Penyumbatan yang dimaksud adalah ketika ASI yang tersisa mengendap di dalam saluran susu. Komplikasinya bisa berupa infeksi payudara.

Baca Juga: Menjaga kesehatan reproduksi wanita

Selain kedua penyebab di atas, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit ini;

  • Adanya luka pada puting payudara.
  • Kelelahan.
  • Menyusui hanya dengan satu payudara saja.
  • Frekuensi menyusui yang tidak teratur.
  • Menggunakan bra yang terlalu ketat.
  • Pernah menderita mastitis di masa lalu.

Yang harus dilakukan penderita mastitis adalah

Jika Anda menderita penyakit ini, diharapkan untuk tetap memberikan ASI anda pada bayi, hal itu tidak akan berpengaruh pada bayi anda.

Untuk meringankan ketidaknyamanan anda:

  • Terus menyusui bayi anda
  • Beristirahat sebanyak mungkin, sebaiknya di tempat tidur dengan bayi anda, yang akan mendorong sering menyusui
  • Lakukanlah variasi posisi ketika menyusui
  • Minum banyak cairan
  • Jika Anda memiliki kesulitan mengosongkan sebagian ASI dari payudara Anda, menerapkan kompres hangat untuk payudara atau lakukan mandi dengan air hangat sebelum pemberian air susu ibu atau memompa susu
  • Mengenakan bra yang nyaman dan tidak terlalu ketat
  • Jika pemberian ASI pada bayi terlalu menyakitkan atau bayi Anda menolak untuk perawat payudara itu, coba dengan memompa ASI anda.

mastitis adalahAkankah mastitis yang saya derita mempengaruhi bayi saya?

Mastitis tidak akan menyakiti bayi anda, meskipun hal ini dapat mengurangi pasokan susu di payudara.

Baca juga: Sistitis adalah

Cara Menghindari Mastitis Adalah?

Cara terbaik untuk menghindari mastitis adalah dengan mendapatkan banyak istirahat dan makan makanan yang sehat serta diet seimbang.

Selain itu, Hindari keadaan dimana payudara Anda menjadi terlalu penuh atau membesar. Jika payudara Anda tidak kosong setelah menyusui sebaiknya lakukanlah pemompaan ASI. Hindari memakai bra yang terlalu kecil atau ketat.