Perbedaan Sunat Laser Dan Biasa

Perbedaan Sunat Laser Dan Biasa

Perbedaan Sunat Laser Dan Biasa – Sunat adalah dimana proses kulup atau kulit ada di ujung penis. Di negara kita Indonesia umumnya dilakukan saat anak laki-laki menduduki sekolah dasar.

Kenapa perlu disunat?

Perbedaan Sunat Laser Dan Biasa

Menurut dokter dokter profesional yang pernah menangani pasien sunat di klinikandrologi, ternyata banyak sekali manfaat sunat bagi pria yaitu sebagai berikut:

  • Berkurangnya dari resiko tertular penyakit seksual, karena orang yang sudah menjalani sunat umumnya lebih sedikit resiko terkena penyakit human papilloma virus (HPV), herpes, sifilis atau penyakit seksual menular lainnya. Meskipun lelaki yang sudah disunat harus melakukan hubungan seksual yang sehat dan sudah menikah
  • Berkurangnya resiko penyakit infeksi saluran kemih, Infeksi penyakit ini umumnya lebh sering terjadi kepada orang yang tidak menjalani sunat.
  • Mengurangi resiko terkena kanker serviks, Resiko terkena penyakit kanker serviks menurun akibat pasangannya telah disunat
  • Membuat kesehatan penis terjaga, Penis yang sudah disunat lebih mudah untuk dibersihkan, sehingga kesehatannya lebih terjamin dibandingkan yang tidak disunat.

Sunat Konvensional

Di Indonesia umumnya terdapat ada tiga teknik sunat yang paling digunakan. Sebelum melakukan sunat pastinya harus memilih mana yang lebih cocok dan yang lebih nyaman untuk disunat. Salah satu nya metode konvensional yaitu dorsumsisi. Yaitu metode yang dilakukan dengan mengiris kulup melingkar hingga terlepas menggunakan gunting atau pisau bedah, proses ini umumnya dilakukan pada anak dan orang dewasa yang sudah dibius local.

Kelebihan :

  • yaitu dapat diterapkan pada pasien yang hiperaktif dan autis, serta yang mempunyai penis kecil

Kekurangannya :

  • proses penyembuhan relatif lama.
  • Meninggalkan bekas jahitan pada penis
  • Proses sunat relatif lama sekitar setengah jam sampai satu jam
  • Luka tidak boleh terkena air selama beberapa hari agar penyembuhan bisa lebih cepat

Sunat Laser

Pemotongan kulup penis dilakukan dengan memakai elemen panas dari logam yang sudah  dialiri listrik

Kelebihan

  • Penyembuhan relative lebih cepat disbanding dengan metode konvensional
  • Hanya memerlukan waktu yang sebentar sekitar 15-30 menit
  • Tidak perlu menggunakan alat seperti pada metode klem

Kekurangan

  • Luka sunat laser tidak boleh terkena air selama beberapa hari
  • Biaya yang mahal, karena dilakukan langsung oleh dokter bedah
  • Harus melakukan bius total, jika pasiennya adalah seorang balita
  • Jika tidak dilakukan dengan benar, maka penis dihawatirkan dapat  menutup kembali, jadi disarankan untuk melakukan sesuai prosedur dari dokter bedah.

Sunat Klem

Klem yaitu tabung plastic yang khusus dengan ukuran berbeda beda dan disesuaikan dengan penis pasien, kulit kulup dipotong melingkar dengan pisau bedah, dan setelah klem terpasang pada penis. Klem akan terus terpasang pada penis sampai luka mengering sekitar 3-6 hari kemudian. Dan setelah itu klem akan dilepas jika luka sudah mengering.

Baca Juga: Orchitis Adalah

Kelebihan

  • Luka khitanan diperbolehkan apabila terkena air
  • waktu khitanan hanya memerlukan sekitar 7-10 menit
  • pendarahan minimal dan tanpa jahitan maupun perban
  • Rasa sakitnya relative tidak teras, sehingga pasien lebih leluasa dalam beraktivitas.
  • Biaya lebih mahal dibandingkan dengan metode konvensional, akan tetapi lebih terjangkau dibandingkan dengan menggunakan artikel.

Kekurangan

  • Jika pasien adalah seorang anak hiperaktif atau autis. Maka memerlukan perawatan yang ekstra, agar anak tersebut tidak melepas klem yang masih terpasang pada bagian penis
  • Klem masih menempel pada penis hingga sampai lebih dari 5 hari setelah khitanan

Kapankah sunat mulai dilakukan?

Biasanya di negara kita sunat dilakukan saat anak laki-laki sudah memasuki usia sekolah dasar, pada saat umuran sekolah dasar, pada masa ini diharapkan sudah bisa menahan rasa sakit dibandingkan jika dilakukan sunat disaat masih balita.

Resiko Disunat

Di sunat sangatlah bermanfat bagi kesehatan terutama bagi kesehatan pada penis, akan tetapi disunat juga tetap mengandung resiko, dan segeralah konsultasi ke dokter jika anak anda mengalami  seperti dibawah ini

  • Infeksi pada luka sunat
  • Pendarahan
  • Gangguan pada saluran kemih
  • Infeksi atau keracunan darah
  • Pendarahan tidak berhenti
  • Keluar nanah dari ujung penis dan mengeluarkan bau busuk
  • setelah 2 minggu penis masih membengkak
  • Setelah beberapa hari disunat, buang air kecil masih terasa sakit.

Penanganan Setelah Disunat

  • Tetap jagalah kesehatan penis, supaya tehindar dari infeksi
  • Gantilah perban dan bersihkan klem setiap hari, agar kesehatan penis tetap terjaga dari bakteri bakteri. Dan dokter biasanya akan memberikan cairan semprotan anti septik, untuk menjaga kesehatan penis.
  • Janganlah beraktivitas sebelum nyeri pada penis mereda
  • Jika pria dewasa yang disunat, janganlah dulu melakukan hubungan seks dengn pasangan anda sebelum luka sepenuhnya sembuh
  • Hindarilah membersihkan penis dengan produk yang mengandung bahan kimia dan bahan pewangi.
  • Jika sudah disunat, akan lebih nyaman apabila pasien menggunakan celana longgar atau menggunakan sarung.

jadi jika anda masih bingung dengan metode sunat diatas, maka tinggal anda bandingkan metode-metode sunat yang pas untuk anda dan anak anda. keputusan ada ditangan anda. seandainnya anda masih bingung memilih, maka konsultasilah ke dokter-dokter yang sudah ahli di bidangnya. Baca juga artikel menarik lainnya tentang  Apa saja penyebab kutil kelamin semoga anda mendapatkan solusinya. terimakasih ^_^